Ciri-ciri:
-Hiu with Huge size kaya nya udah menerangkan semuanya deh
Nenek moyang dr Great White Shark ini hidup sekitar 1-25 juta tahun lalu dan memiliki panjang tubuh sekitar 40 sampai 60 meter!! bandingkan dengan hiu putih terbesar yang hanya mempunyai panjang tubuh 15-20 meter …
Sebenarnya Megalodon yang masih hidup belum pernah ditemukan apalagi didokumentasikan. Akan Tetapi meurut para ahli biologi dan marine arkeolog mereka masih bisa menemukan sisa-sisa gigi dari Megalodon di dalam laut, dan fossil gigi megalodan yang paling muda masih berumur antara 10,000-15.000 tahun yang lalu.
Artinya, untuk skala evolusi dan fossil umur 10.000 tahun ini masih termasuk “kemaren” dibanding jaman dinosaurus yang telah punah ratusan bahkan jutaan tahun yang lalu.
Banyak para ahli Cryptozoology percaya jika Megalodon masih ada yang eksis di dunia,paling jumlahnya sangat-sangat sedikit dan hidup di perairan dalam yang jarang tersentuh manusia.
manticoreCiri-ciri:-Hiu with Huge size kaya nya udah menerangkan semuanya deh
Nenek moyang dr Great White Shark ini hidup sekitar 1-25 juta tahun lalu dan memiliki panjang tubuh sekitar 40 sampai 60 meter!! bandingkan dengan hiu putih terbesar yang hanya mempunyai panjang tubuh 15-20 meter …
Sebenarnya Megalodon yang masih hidup belum pernah ditemukan apalagi didokumentasikan. Akan Tetapi meurut para ahli biologi dan marine arkeolog mereka masih bisa menemukan sisa-sisa gigi dari Megalodon di dalam laut, dan fossil gigi megalodan yang paling muda masih berumur antara 10,000-15.000 tahun yang lalu.
Artinya, untuk skala evolusi dan fossil umur 10.000 tahun ini masih termasuk “kemaren” dibanding jaman dinosaurus yang telah punah ratusan bahkan jutaan tahun yang lalu.
Banyak para ahli Cryptozoology percaya jika Megalodon masih ada yang eksis di dunia,paling jumlahnya sangat-sangat sedikit dan hidup di perairan dalam yang jarang tersentuh manusia.
-Tubuh menyerupai singa
-Memiliki tiga buah taring
-Ekor berbentuk mirip sengat kalajengking
-Memiliki sengat beracun
-Bersuara seperti terompet
Mythologi tentang manticore aslinya berasal dari Persia, yang aslinya berjuluk “pemakan manusia” (berasal dari bahasa timur tengah kuno yaitu kata Martya yang berarti manusia dan Xwar yang berarti memakan).
Manticore sendiri berasal dari bahasa inggris, terminologi dari bahasa latin mantichora. Legenda tentang monster ini tersebar di daratan eropa dan pertama kali diceritakan oleh Ctesias, seorang paranormal dari yunani yang mengabdi pada raja Artaxerxes II.
Buku Description of Greece karya seorang ahli agama dari yunani bernama Pausanias menceritakan tentang manticore.
Monster yang digambarkan oleh Ctesias yang disebut martichoras berbentuk seperti harimau, tetapi memiiliki tiga buah taring dan sengat pada ekornya yang digunakan untuk mempertahankan diri.Ketika monster ini terluka,dia bisa menembakan racun seperti panah yang terlepas dari busurnya.(Description, xxi, 5)
Sekarang ini, orang orang yang mempercayai keberadan manticore percaya bahwa monster ini menempati hutan hutan di asia,terutama indonesia{OMG negara kita bro).
Manticore dipercaya sanggup membunuh korbannya dengan cepat, dengan menggigit atau mencakar kemudian memakan seluruh tubuh korbannya sampai ketulang tulangnya.
Alasan beberapa orang mempercayai monster ini walaupun belum pernah ada bukti bukti yang memperkuat keberadaannya adalah monster ini pemburu yang sangat handal, tak terlihat atau terdengar oleh mangsanya.
Ketika ada seseorang yang hilang dalam hutan dan tidak ditemukan mayatnya, mungkin itu adalah ulah dari sang manticore.
Manticore sendiri berasal dari bahasa inggris, terminologi dari bahasa latin mantichora. Legenda tentang monster ini tersebar di daratan eropa dan pertama kali diceritakan oleh Ctesias, seorang paranormal dari yunani yang mengabdi pada raja Artaxerxes II.
Buku Description of Greece karya seorang ahli agama dari yunani bernama Pausanias menceritakan tentang manticore.
Monster yang digambarkan oleh Ctesias yang disebut martichoras berbentuk seperti harimau, tetapi memiiliki tiga buah taring dan sengat pada ekornya yang digunakan untuk mempertahankan diri.Ketika monster ini terluka,dia bisa menembakan racun seperti panah yang terlepas dari busurnya.(Description, xxi, 5)
Sekarang ini, orang orang yang mempercayai keberadan manticore percaya bahwa monster ini menempati hutan hutan di asia,terutama indonesia{OMG negara kita bro).
Manticore dipercaya sanggup membunuh korbannya dengan cepat, dengan menggigit atau mencakar kemudian memakan seluruh tubuh korbannya sampai ketulang tulangnya.
Alasan beberapa orang mempercayai monster ini walaupun belum pernah ada bukti bukti yang memperkuat keberadaannya adalah monster ini pemburu yang sangat handal, tak terlihat atau terdengar oleh mangsanya.
Ketika ada seseorang yang hilang dalam hutan dan tidak ditemukan mayatnya, mungkin itu adalah ulah dari sang manticore.
Warga Kiev, Ukraina, beberapa waktu lalu panik dengan munculnya makhluk misterius yang menyerang manusia dan hewan. 'Vampir' ini telah memakan sebagian besar kelinci di kawasan itu. Bahkan makhluk ini telah memakan sebagian kucing.
Saksi mata mengatakan bahwa makhluk itu tampak seperti seekor anjing besar dengan mata besar, tajam, dan berapi-api. Binatang ini mengeluarkan bau busuk yang tak tertahankan. Warga desa juga mengatakan bahwa binatang tersebut berburu hanya pada waktu malam.
"Kami akhirnya menjaga kelinci dan ayam untuk melindungi mereka. Orang-orang ingin membunuh makhluk itu, tetapi mereka tidak melihatnya," kata warga Kiev, Nina.
Sebelumnya, makhluk yang mereka sebut Chupacabra itu muncul di Lvov dan Cherkassk.
Saat ini Chupacabra tidak lagi menjadi raksasa setan Amerika Latin saja. Makhluk itu muncul di Rusia dan Ukraina beberapa tahun yang lalu. Kejadian itu meneror Ukraina Barat pada 2009.
Penduduk setempat sering menjumpai mayat kelinci dan ayam. Penduduk juga mengatakan, makhluk itu juga sering menyerang babi. Jejak rahang yang kuat pada pagar kayu menjadi bukti bahwa babi-babi itu dibunuh oleh Chupacabra.
Ketika mencari makanan, mereka merusak pagar kelinci dan ayam, mencekik hewan, dan menghisap darah mereka. Kejadian ini menewaskan hampir 100 kelinci di wilayah Zakarpatskaya, Ukraina. Petani setempat percaya bahwa itu adalah Chupacabra.
Rakasa misterius juga muncul di Rusia. Makhluk penghisap darah ini muncul di wilayah Orenburg pada 2006. Petani kehilangan puluhan kalkun, domba, dan kambing.
Mereka awalnya percaya bahwa binatang piaraannya telah dibunuh oleh Bobcats atau serigala. Kejadian aneh, karena serigala memakan daging mangsanya, sedangkan makhluk ini hanya minum darah binatang. Sampai akhirnya tak ada yang bisa menjelaskan kematian aneh hewan-hewan itu.
Chupacabra, yang secara harfiah diterjemahkan dari bahasa Spanyol sebagai pengisap, adalah fenomena yang muncul pada 1995 di pegunungan Puerto Rico. Nama ini berasal dari kebiasaan binatang itu, yaitu menyerang dan minum darah ternak, khususnya kambing.
Deskripsi fisik makhluk itu berbeda-beda. Namun, sejumlah orang menduga, makhluk ini berat. Berukuran beruang kecil, dengan deretan duri dari leher hingga pangkal ekor.
Seorang wanita yang melihat penyerangan terhadap kelinci itu menggambarkan makhluk ini sebagai kanguru raksasa dengan mata merah. Saksi lain mengatakan bahwa binatang itu memiliki tiga atau empat kaki yang tinggi dan memiliki kulit seperti dinosaurus.
Hewan ini juga memiliki mata merah besar, taring panjang, dan paku di bagian belakang kepala dan punggung. Sedangkan ahli biologi dan pejabat setempat menilai bahwa Chupacabra adalah satwa liar yang menjadi legenda kontemporer
Saksi mata mengatakan bahwa makhluk itu tampak seperti seekor anjing besar dengan mata besar, tajam, dan berapi-api. Binatang ini mengeluarkan bau busuk yang tak tertahankan. Warga desa juga mengatakan bahwa binatang tersebut berburu hanya pada waktu malam.
"Kami akhirnya menjaga kelinci dan ayam untuk melindungi mereka. Orang-orang ingin membunuh makhluk itu, tetapi mereka tidak melihatnya," kata warga Kiev, Nina.
Sebelumnya, makhluk yang mereka sebut Chupacabra itu muncul di Lvov dan Cherkassk.
Saat ini Chupacabra tidak lagi menjadi raksasa setan Amerika Latin saja. Makhluk itu muncul di Rusia dan Ukraina beberapa tahun yang lalu. Kejadian itu meneror Ukraina Barat pada 2009.
Penduduk setempat sering menjumpai mayat kelinci dan ayam. Penduduk juga mengatakan, makhluk itu juga sering menyerang babi. Jejak rahang yang kuat pada pagar kayu menjadi bukti bahwa babi-babi itu dibunuh oleh Chupacabra.
Ketika mencari makanan, mereka merusak pagar kelinci dan ayam, mencekik hewan, dan menghisap darah mereka. Kejadian ini menewaskan hampir 100 kelinci di wilayah Zakarpatskaya, Ukraina. Petani setempat percaya bahwa itu adalah Chupacabra.
Rakasa misterius juga muncul di Rusia. Makhluk penghisap darah ini muncul di wilayah Orenburg pada 2006. Petani kehilangan puluhan kalkun, domba, dan kambing.
Mereka awalnya percaya bahwa binatang piaraannya telah dibunuh oleh Bobcats atau serigala. Kejadian aneh, karena serigala memakan daging mangsanya, sedangkan makhluk ini hanya minum darah binatang. Sampai akhirnya tak ada yang bisa menjelaskan kematian aneh hewan-hewan itu.
Chupacabra, yang secara harfiah diterjemahkan dari bahasa Spanyol sebagai pengisap, adalah fenomena yang muncul pada 1995 di pegunungan Puerto Rico. Nama ini berasal dari kebiasaan binatang itu, yaitu menyerang dan minum darah ternak, khususnya kambing.
Deskripsi fisik makhluk itu berbeda-beda. Namun, sejumlah orang menduga, makhluk ini berat. Berukuran beruang kecil, dengan deretan duri dari leher hingga pangkal ekor.
Seorang wanita yang melihat penyerangan terhadap kelinci itu menggambarkan makhluk ini sebagai kanguru raksasa dengan mata merah. Saksi lain mengatakan bahwa binatang itu memiliki tiga atau empat kaki yang tinggi dan memiliki kulit seperti dinosaurus.
Hewan ini juga memiliki mata merah besar, taring panjang, dan paku di bagian belakang kepala dan punggung. Sedangkan ahli biologi dan pejabat setempat menilai bahwa Chupacabra adalah satwa liar yang menjadi legenda kontemporer
Serupa dengan Bigfoot, muncul di wilayah Himalaya. Bagi warga sekitar hutan tersebut, makhluk ini adalah penjaga hutan, dan tidak boleh di buru. Yeti atau Manusia Salju yang Menakutkan adalah sejenis primata besar yang menyerupai manusia yang menghuni wilayah pegunungan Himalaya di Nepal dan Tibet. Nama Yeti dan Meh-Teh umummnya digunakan secara luas oleh masyarakat di wilayah tersebut, dan dianggap sebagai kisah sejarah dan mitos yang masih misterius. Orang-orang Nepal juga menyebutnya “Bonmanche” yang berarti “manusia liar” atau “Kanchanjuga rachyyas” yang berarti “Iblis Kanchanjunga.”




Tidak ada komentar:
Posting Komentar